YouTube Channel yang Sering Dikunjungi – Mendengarkan atau menonton YouTube (YT) sebenarnya bukan sesuatu yang wajib atau disengajakan, kecuali ketika saya ingin olahraga. Saya sadar bahwa ketika saya buka YT adalah karena biasanya saya butuh ‘ditemani’ bekerja di rumah.
Akhir tahun lalu, saya dapat notifikasi dari YT mengenai rekap tontonan saya di tahun 2025. To my surprise, ternyata topik yang mendominasi adalah self-growth.
Beberapa channel terdeteksi sering saya kunjungi. Lucunya, saya ngga begitu ngeh kalau channel itu termasuk jadi favorit saya tonton atau dengarkan. Lebih karena buka website-nya dan lihat pilihan judul videonya, dan klik saja.
Channel lainnya adalah channel yang suka membahas sejarah Islam dan channel olahraga. Selanjutnya, kita bahas di bawah ya:
Daniel Tetangga Kamu
Waktu Daniel Mananta, Mantan VJ MTV dan pembawa acara kondang membuat channel YouTube, saya sih ngga gitu anggap ‘wah’. Mungkin karena waktu ia muncul, bersamaan dengan banyak selebriti membuat channel YT masing-masing.
Dari podcast Raditya Dika, Daniel mengaku membuat podcast Daniel Tetangga Kamu karena ingin penonton merasa terhubung lantaran sedang musim pandemi, dimana banyak orang harus ada di rumah dan mungkin merasa terisolasi.
Jujurly, saya ngga begitu sering sengaja follow channel YouTube karena cenderung lebih nge-klik judul videonya atau tertarik bahasannya. Daniel cukup mendalam kalau wawancara cerita hidup narasumbernya dan fokus pada titik balik kehidupan mereka.
Seringnya saya suka nonton dan mendengarkan sambil kerja, perjalanan hidup dan spiritual narasumber Daniel, yang seringnya seorang publik figur. Dari Dian Sastrowardoyo, Marcel, Afgan dan bahkan Ustadz Abdul Somad.
Gaya wawancara Daniel tergolong mengalir seperti sedang ngobrol dengan teman, sambil sesekali diseling canda. Seperti gaya khasnya yang supel, friendly dan easy going. Namun pertanyaan-pertanyaannya terarah ke life lessons dan hikmah kehidupan bintang acaranya. Beberapa kali dari obrolan di podcast ini berkesan dan sarat hal-hal yang bijak dalam hidup.

Sebelumnya saya ngga follow, tapi karena nonton podcast yang featuring Ivan Gunawan tahun lalu bikin saya sampai lumayan cry. Karena pelajaran hidupnya cukup bikin tersentuh hati. Ternyata Allah mengetuk pintu hati bisa seperti itu, ke berbagai kelimpahan rejeki malah buat Ivan Gunawan bingung mau ngapain lagi. Hingga malah spontan ingin ke Mekkah.
Narsumnya juga kadang ngga mainstream. Siapa sangka Afgan yang terkenal dengan karir nyanyinya punya titik balik spiritual? Atau ternyata, yang saya tonton baru-baru ini, komedian Sule berhati ‘luas’ dan bijak yang melihat hidup sepositif itu. Jadi ada banyak kisah inspiratif dari podcast Daniel Tetangga Kamu ini.
Video podcast Daniel memang ngga semua membahas spiritual narsum dalam agama Islam. Ada pula agama lain tapi saya ngga notice banget.
Semoga Daniel Mananta selalu berniat lurus dalam membawakan podcast-nya dan terus menjalankan channel ini tanpa judging dan asik seperti sebelumnya.
Muslim Glory
Awal tahun 2025, saya menemukan kanal YT Raisa Ghazi, dari iklan di sosmed. Raisa adalah seorang public speaker dan dosen. Dalam salah satu podcast Muslim Glory awalnya ia mengaku berhenti di bidang pendidikan karena ingin fokus membuat podcast-nya.
Bahasan umum podcast Raisa Ghazi adalah sejarah Islam lampau per negara/daerah, topik-topik viral yang menyangkut Islam (biasanya persepsi salah mengenai Islam) dan banyak bahasan ‘bergizi’ lainnya. Raisa sangat berpengetahuan dan berwawasan luas karena mengetahui sejarah dunia, bahkan dari sumber yang tidak dikenal luas.
Yang cukup mind blowing dari bahasannya adalah bagaimana fakta sejarah Islam dihapus di beberapa area di dunia karena dominasi gerakan dan kampanye agama lainnya. Ia pun membahas Islam di Indonesia dan memuji bagaimana rakyat Indonesia melawan balik dominasi bangsa lain. Saya jadi belajar Islam lebih dalam lagi dari hal-hal yang ia bagikan. Ia juga membuat sejarah jadi menarik banget.
Topik Raisa kadang begitu berat, walau pembawaannya ringan dan luwes, kadang tertawa pada treatment atau image yang menyimpang pada Islam. Sehingga saya memilih mau dengar podcast-nya ketika pagi saat otak segar dan siap menyerap ilmu.
Karena bahasannya mengenai perlakuan pada penganut Islam yang ditindas dan sejarah yang memilukan, kadang buat saya agak ‘ngos-ngosan’ dan memilih tidak mau dengar lagi karena separah itu perlakuan kaum yang ingin Islam terpinggirkan. Nggak gampang untuk mendengarnya dan pilu memikirkan kaum Islam yang ditindas jaman dulu (dan sekarang).
Tapi saya pikir, bagi muslim harus tahu sejarah Islam yang tidak dikatakan dalam media dan berita mainstream. Salah satunya dalam podcast Raisa ini.
Growwithjo

Channel ini berbeda banget dari 2 channel di atas. Karena video-videonya berisi aktivitas olahraga dalam rumah yang bisa kita tiru. Mainly untuk wanita dan ibu-ibu yang ingin olahraga dengan nuansa fun dan ringan.
Video-video Growwithjo beragam dari olahraga cardio, Tabata, low impact exercise, pemanasan dan memakai alat olahraga seperti barbel. Ada pula olahraga per periode waktu, dari 10 menit hingga 1 jam.
Untuk sedikit variasi, ada video olahraga bertemakan genre 80an dan dekade 90an, ada khusus untuk moms dan empowerment. Banyak juga sih klip-klip berisi tips dan kisah hidup si Johanna ini, misalnya dari food diary dan struggling back in shape. Cuma saya belum nonton atau seringnya di-skip. Maklum, mau olahraga saja buru-buru disempatkan.
Yang menular dari video growwithjo adalah semangat, murah senyum dan friendly nature-nya Johanna, instruktur dalam video channel Growwithjo, bikin olahraga jadi terasa ringan dan menyenangkan.
*****
Jadi itulah 3 channel YouTube yang saya sering kunjungi. Yuk baca juga tulisan ulasan film dan serial di blog Tulisandin ini.
Semoga bermanfaat dan bisa memberi inspirasi. Kalau kamu, apa channel video yang sering kamu tonton?

Waaah aku juga suka yang edisi Daniel Tetangga Kamu vs Ivan Gunawan! maksasih ya rekomendasi lainnya