Tentang 3 Webinar: Belajar Menulis Kreatif dan Homeschooling Anak 2024 : Seperti yang pernah saya sebutkan di tulisan hal yang harus diketahui homeschooler, pelaku homeschooler harus terus belajar. Di bulan-bulan dimana saya merasa agak ‘tersesat’, antara tenggelam kesibukan dan berusaha ‘menjaga kapal terus berjalan’ saya masih merasa minim ilmu homeschooling.
Alhamdulillah, seperti menyambut kebingungan saya, media-media belajar bermunculan. Salah satunya webinar dari Klatulistiwa, Cleferik Doodle Books dan Klub Literasi Anak. Pengalaman saya mengikuti webinar homeschooling dan belajar menulis kreatif akan saya bagikan di bawah ini:
AHA! Kulgram Homeschooling 9
Saya mendapat rekomendasi untuk ikut grup telegram Klatulistiwa waktu itu grup support edukasi harian untuk anak. Tahun lalu saya kebanyakan mikir deh, ketika melihat iklan kulgram homeschooling. Tahu-tahu, kapasitasnya sudah penuh. Agak menyesal sih. Soalnya, saya mencari media belajar homeschooling yang islami. Dan jujur, saya nggak melihat ada banyak media belajar HS yang islami.
Waktu belajarnya agak unik, yakni tanggal 20 dan 29 Juni 2024. Dan 2 minggu terakhir bulan Juli (terakhir mundur hingga awal Agustus). Jadi memang saya masih setengah mengikuti kulgram ketika saya menulis ini.
Dua materi ini mengupas tentang pembelajaran homeschooling dari dasar yakni dari mindset dan tujuan kita melakukan homeschooling. Namun kita juga bergabung di grup diskusi di Telegram untuk bisa tanya jawab ke narasumber.
Walaupun sedikit banyak saya sudah mengenal dunia homeschooling, namun ternyata masih ada ‘benang-benang berantakan’ yang saya harus benahi di kepala saya. Masih ada mindset dari sekolah formal yang saya bawa. Sehingga Alhamdulillah ketika belajar disini pikiran saya sedikit terbuka dan nggak merasa bersalah.
Pertemuan selanjutnya di tanggal 27 Juli dan bulan Agustus. Alhamdulillah, semoga semakin banyak mendapat ilmu yang bermanfaat.
Webinar “Mengapa Homeschooling Butuh STEAM”
Setelah pernah ikutan webinar project-based learning (PBL), Clefiena yang juga menulis buku Homeschooling With Love mengadakan webinar “Mengapa Homeschooling Butuh STEAM”. Kebetulan nih waktu melihat iklan webinar ini, saya lagi kepo dengan penerapan STEAM untuk HS. Webinar ini diadakan tanggal 6 Juli 2024 pukul 19.00 WIB.
Belajar STEAM yang singkatan dari Science, Technology, Engineering, Art dan Mathematics sepertinya merupakan metode belajar yang kolaboratif dari semua elemennya dan sangat pas diterapkan di PBL. Nggak hanya dari Clefy sebagai narasumber, ada juga Mbak Imama dari kursus Codeco STEAM yang menerangkan mengenai serunya belajar STEAM.
Awal ikut webinar, saya yang newbie banget soal STEAM masih agak blank deh. Apalagi waktu itu otak saya agak terbagi-bagi karena setelah webinar ada wacana keluarga yang harus dijalankan. Sepertinya sebelum ikut webinar ini saya harusnya baca-baca sedikit soal STEAM lagi.
Materi webinar lebih ke penerapan STEAM dan contoh pelaksanaannya. Juga pentingnya bagian Art dalam STEAM, bukan hanya dari teknis dan penerapan media seni tapi lebih ke sisi playful dan imajinasi dalam menerapkan project.
Alhamdulillah-nya lagi, ternyata setelah webinar ada kelas lanjutan di Whatsapp mengenai latihan penerapan STEAM. Kita juga bisa tanya jawab dengan Clefy mengenai STEAM. Yay, jadinya jauh lebih paham deh. Clefy menjawab pertanyaan saya mengenai STEAM dengan garis besar untuk selalu mengajak diskusi anak dalam mencari kegiatan.
Saat ini sudah semingguan menerapkan STEAM di PBL homeschooling kami. Insya Allah saya berbagi di blog ini jika memungkinkan.
Webinar “Berpikir Kritis Melalui Menulis : Tip Mendampingi Anak Menulis Kreatif”
Webinar yang diadakan Kelas Literasi Anak (KLA) dan BBB Book Club ini diadakan tanggal 20 Juli 2024 Pukul 10.00 WIB. Temanya menarik yakni “Berpikir Kritis Melalui Menulis : Tip Mendampingi Anak Menulis Kreatif”. Narasumbernya yaitu Mbak Nindia dan Mbak Endita Priyasti dari BBB Book Club.
Saya mau ikutan webinar ini karena saya ingin si kecil lebih semangat menulis dan bahkan bisa berkreasi melalui menulis. Ini berangkat dari si kecil yang senang dibacakan buku, membaca buku cerita dan bahkan keidean membuat cerita. Selama ini menulis di jurnal membaca sepertinya begitu-begitu saja dan kurang perkembangan lagi.
Mbak Nindia Maya yang merupakan penulis buku dan founder KLA menjadi narasumbernya. Menurutnya menulis bukan sekedar menulis, tapi juga bisa merangsang berpikir kritis dan kreatif. Untuk mengajak anak menulis juga dengan tidak memaksakan. Dimulai dengan read aloud (membacakan buku ke anak). Dan bisa dimulai dengan menggambar dulu. Namun kita juga harus memancing si kecil dengan pertanyaan-pertanyaan dan diskusi.
Banyak sekali insight yang saya dapat. Karena mengajak menulis bukan cuma sekedar demi menjawab soal di buku atau menuliskan nama dan data. Tapi juga ada proses kreasi dan berpikir kritis.

Saya menanyakan kepada Mbak Nindia mengenai si kecil yang penuh ide dan bersemangat, senang dibacakan buku tapi ketika diajak menulis tulisannya datar dan pendek. Menurut Mbak Nindia, (Ia juga menjawab pertanyaan hadirin lain mengenai ide kegiatan menulis anak 8 tahun yang dijawab dengan ajak menulis jurnal) ada anak-anak yang memiliki kemampuan verbal tinggi. Tak apa jika tulisan anak masih pendek dan datar, mungkin itulah informasi yang ia tangkap dan ditangkap dalam tulisan. Karena kemampuan otak berkembang pesat tapi kemampuan menulis butuh waktu (dan stamina). Ajak terlebih dulu menggambar dan pancing dengan pertanyaan-pertanyaan.
Penutup
Begitulah pengalaman saya mengikuti webinar homeschooling dan belajar menulis kreatif. Memang kita tidak boleh berpuas diri. Yang membuat orang enggan untuk melakukan homeschooling salah satunya adalah rasa malas. Karena segala sesuatunya harus kita urus sendiri. Alhamdulillah di usia kepala 4 ini saya masih ada semangat belajar.
Ujung-ujungnya kita yang bertanggung jawab akan anak kita di dunia dan akhirat. Semoga si kecil memiliki waktu belajar di rumah yang lebih optimal dan ‘bergizi’ ke depannya. Terima kasih sudah membaca!

Pingback: Sosialisasi Anak Homeschooling - tulisandin