Skip to content

Pengalaman Si Kecil Ikut Kelas Sains Ngabuburit Online 2024

Pengalaman-Si-Kecil-Ikut-Kegiatan-Eksperimen-Sains-Ramadan-2024-1.jpg

Pengalaman Si Kecil Ikut Kelas Sains Ngabuburit Online 2024 – Sebelum masuk bulan puasa di bulan Maret 2024 lalu saya memutar otak untuk mencari kegiatan di bulan Ramadan untuk si kecil. Saya ingin si kecil punya kegiatan berfaedah dan dan yang juga ia sukai.

Maklum, saat berpuasa penuh orangtua (dan anak juga) punya tendensi kurang cairan. Bawaannya juga mudah mengantuk dan kurang aktif seperti di hari-hari biasa. Jangan sampai anak juga jadi terlalu banyak menghabiskan waktu dengan kegiatan yang kurang bermakna.

Saya sebenarnya juga menemukan ‘kunci’ kenapa saya bisa lemas dan ngga bertenaga. Memang semua itu berkaitan dengan makanan dan waktu istirahat. Tapi saya juga ngga mau karena saya berpuasa malah kegiatan anak saya jadi kena imbas. 

Sejujurnya saya mencari les online yang berhubungan dengan coding atau animasi. Karena si kecil terlihat menyukai bidang tersebut. Tahun lalu juga si kecil telah mengikuti kelas coding, bahkan sampai ikut kelas lanjutan dari kelas liburan (short class).

Tapi ternyata bulan Februari lalu si kecil masih nggak mau ikut kelas online coding maupun animasi. Saya bingung deh mau cari les apa lagi ya. Hampir pasrah dan ngga jadi mencarikan kursus di bulan Ramadan untuk si kecil.

Seminggu sebelum hari pertama puasa, saya melihat kembali di grup chat yang saya ikuti. Ada yang membagikan informasi kelas sains ngabuburit online (untuk anak-anak tentunya). Sebenarnya saya membaca informasi itu sudah kira-kira sebulan sebelumnya. Tapi saya agak berat di jamnya karena dekat dengan jam berbuka puasa. Dimana biasanya jam-jam segitu saya agak repot di dapur. 

Namun ternyata si kecil berminat ikut kelas Main Sains Ngabuburit Online 1445 H itu. Memang sih diantara pelajaran homeschooling di rumah, ia suka dengan eksperimen sederhana yang pernah dilakukan di rumah sebelumnya

Saya pikir okelah, toh untuk 2 minggu saja. Lagipula, saya ngga menemukan opsi lain nih. Siapa tahu juga si kecil makin suka dengan sains dan mendapatkan pengalaman baru.

 

Mendaftar Kelas Ngabuburit Sains Online 2024

Saya mendapat nomor kontak kelas sains ngabuburit online ini dari grup chat yang saya ikuti tadi. Dari situ sudah langsung terhubung ke chat Whatsapp. Admin segera merespon dan memberikan informasi pembayaran. Untuk kelas ngabuburit ini selama 12 pertemuan biayanya tiga ratus ribu plus biaya ongkos kirim paket eksperimen.   

Kami juga bisa memilih mau ikut gelombang pertama (2 minggu awal Ramadan) atau gelombang kedua (2 minggu terakhir Ramadan). Saya pilih gelombang pertama, karena dua minggu terakhir Ramadan sudah menjelang lebaran dan biasanya jadwal agak padat.

Setelah membayar, admin mengirimkan paket kit untuk eksperimen sains. Awalnya sih diperkirakan sampai 2 kilogram dalam 1 paket. Tapi ketika diterima, paketnya terasa ringan. Saya pun mengkonfirmasi ke admin, khawatir ada paket yang kelupaan atau bagaimana. Ternyata memang ada kesalahan memperkirakan berat paket. Setelahnya dan sebelum kelas mulai, admin mengembalikan kelebihan ongkir. 

Di dalam paket, ada 12 kit berisi masing-masing alat dan bahan eksperimen yang berbeda untuk setiap harinya. Bahan-bahannya juga relatif sederhana dan kids-friendly sih. Setiap kit juga tersegel rapih. Juga ada 2 lembar halaman berisi isian untuk eksperimen per harinya dan juga absensi puasa Ramadan.

Nah setiap H-1 admin memberikan informasi mengenai eksperimen yang akan dilakukan besoknya. Lengkap dari link zoom, alat-alat yang disiapkan, jam eksperimen juga background zoom (tapi kalau background sih kalau ngga salah H-1 pertama aja). 

Pengalaman Ikut Kelas Sains Ngabuburit Online Maret 2024

Sebelum ikut kelas sains online ini, si kecil baru beberapa kali ikut kelas coding. Terakhir agak lama, yakni sampai 16 kali pertemuan. Kami bahkan sempat mengalami pindah rumah dan ketidakstabilan sinyal internet di penghujung kursus. Namun, ini kali pertama ikut kelas online ngabuburit.

Setiap hari ada enam kali pertemuan dan selalu dimulai pukul 15.50 WIB hingga sejam setelahnya. Satu kelas kira-kira ada 15 anak yang umurnya bervariasi namun umumnya sekelas anak SD (7 hingga 12 tahun).

Kelas yang diadakan Planet Sains ini selalu dimulai dengan doa dan pembahasan mengenai materi eksperimen. Sebelum eksperimen juga ada video tutorial melakukan eksperimen. Pengajar juga memberikan cukup waktu untuk anak-anak mencoba dan mengulang video tutorial jika anak meminta. Di penghujung kelas juga diberitahukan eksperimen apa yang akan dilakukan di pertemuan selanjutnya, beserta preview video eksperimennya.

kelas sains ngabuburit online - eksperimen

Yang saya suka bahwa ngga hanya membahas eksperimen dan sisi sains sebuah materi, tapi juga ayat Al Qur’an yang terkait dengan pelajaran. Tiap anak bergantian bisa membacakan ayat Al Qur’an. Si kecil bisa sekaligus mempelajari agama Islam. Tiap pertemuan juga ada kuis yang bisa ditebak bersama-sama. 

Tentunya juga di tiap pertemuan ada eksperimen sainsnya. Bagian paling menantang dan juga menarik nih. Saya sering membantu si kecil dalam mencoba eksperimennya. Namun di pertemuan-pertemuan terakhir sih dia sudah hampir bisa sendiri. 

Ada satu eksperimen yang saya sempat agak pusing karena mencari… pelindung mata. Disebutkan bahwa dibutuhkan kacamata atau face shield untuk melindungi mata si kecil saat eksperimen. 

Lumayan mencarinya dari online sampai apotek dekat rumah. Tapi agak jarang ya ada dibandingkan dulu di masa pandemi. Ketika diantar ternyata face shield masih rata alias harus dirakit dulu. Wih.. mayan deh demi si kecil dapat pengalaman eksperimen sains yang menyenangkan. Ia juga senang memakainya, hihihi. Ketika dipakai jadi seperti profesor cilik deh.

kelas sains ngabuburit online - praktek

Nggak semua eksperimen berjalan mulus. Beberapa ada yang nggak berhasil. Tapi di eksperimen-eksperimen yang berhasil, si kecil senang banget dan jadi asyik eksplor sendiri. 

Ini sih sebenernya yang saya incar, pengalaman ia melakukan eksperimen. Karena saya mengerti bahwa anak-anak apalagi anak laki-laki tentu lebih suka praktek daripada duduk dan menulis. Namun karena keterbatasan sumber dan tenaga, saya agak kewalahan menyediakan praktek setiap minggu. Alhamdulillah ada kelas sains online ini bisa jadi solusi. Si kecil  juga cukup aktif di kelas dan senang menjawab pertanyaan guru.

Oh ya. Ketika ikutan kelas sains selama 2 minggu ini, si kecil juga sedang bertahap merasakan puasa dari setengah hari sampai full. Tahun lalu, puasanya masih setengah hari. Namun di tahun 2024 ini dan di penghujung ikutan kelas ngabuburit ini Alhamdulillah ia berhasil puasa seharian penuh. Makanya ia beberapa kali bertanya kapan buka puasa (dan ada juga sih anak sekelasnya yang bertanya sama guru saat kelas berlangsung, hihihi). 

Penutup

Cukup menyegarkan melihat si kecil ikutan kelas sains agak ramai dengan anak-anak lain secara daring karena ia biasa belajar individual di rumah. Tapi tetap saja kalau ditanya apa mau sekolah biasa di luar, dia ngga mau haha.. Ternyata ia tetap saja lebih suka eksperimen bersama ibunya di rumah.

Tetap saja saya pikir dia suka kok ikut kelas online dan ‘merasakan’ berada di kelas dengan anak-anak yang menyukai sains sepertinya. Kelihatan dari antusiasmenya di kelas. 

Kelas Sains Ngabuburit Online ini cukup seru dan direkomendasikan untuk anak sekolah dasar yang senang sains. Tantangannya tentu dalam melakukan eksperimennya dan dalam keadaan berpuasa. Ibu juga tertantang memikirkan menu buka puasa secara terencana (ngga bisa dadakan kecuali pesan makan) sebelum jam kelas dimulai.

Jika mau ikutan kelas sains online ini atau mau ikutan playdate di kota Bandung, bisa cek halaman instagram Planet Sains ya. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *