Cerah Tapi Padat di Taman Safari (Day 2) – Setelah hari pertama agak kecewa karena nggak banyak menjelajahi lokasi dan juga hujan, kami ingin menebusnya di hari kedua. Untuk menghemat waktu, kami putuskan untuk check out lebih awal. Jadinya kami keluar hotel sudah bawa semua bawaan dan langsung menaruhnya di mobil.
Hari kedua ini kami sudah nggak bayar tiket masuk lagi. Karena sudah membayar untuk 2 hari dari tiket masuk yang dibayar kemarin di resepsionis Safari Resort. Hari ini kami cukup membayar parkir seharga Rp 25.000.
Ternyata tempat kami sarapan di Restoran Caravan pemandangan dan suasananya indah banget. ‘Disambut’ jejeran mobil Caravan besar yakni kamar tipe lain dari Safari Resort, area kolam dan danau di dekat tempat makan asri untuk dilihat. Apalagi dilatari pepohonan dan sinar matahari pagi yang lembut.
Namun kami nggak bisa berlama-lama di Restoran Caravan. Ini karena hari mulai mau masuk siang. Jadinya kami cuma makan sebentar sebelum jalan lagi. Karena sudah agak masuk siang jadinya makanan mungkin nggak prima lagi.
Tanpa banyak buang waktu, kami berencana mau masuk area feeding animal atau Safari Journey lagi. Pertama-tama kami niat beli wortel kembali. Ternyata nggak usah jauh-jauh cari keluar sampai ke jalan masuk Taman Safari. Ada penjual yang lokasinya di dekat pintu masuk.
Lagi-lagi saya terpukau dengan asrinya Taman Safari yang rimbun dan hijau, mendapat sinar matahari pagi yang lembut. Nggak pernah soalnya melihatnya di pagi hari.
Si kecil kembali semangat memberi makan binatang-binatang. Kali ini kami nggak ketemu dengan monyet-monyet (yang menurut si kecil mereka sangat pintar).
Suasana tempat feeding animal lebih padat dari kemarin. Bahkan ada minibus Taman Safari yang juga masuk. Area jerapah cukup penuh karena banyak yang ingin berfoto dengan si binatang. Karena suasana cerah, tentunya binatang-binatang nggak banyak berteduh seperti kemarin.
Sayangnya kami nggak sampai menghabiskan wortel. Karena berpikir agar cukup memberi makan hewan-hewan lain ke depannya. Padahal sih nggak apa ya. Akhirnya beberapa wortel dibawa pulang.
Biar nggak boring dan lebih efisien, ini summon atau list wahana yang kami telusuri pertama kali di hari kedua:
Begitulah sedikit-banyak tentang hari kedua di two-day trip ke Taman Safari Bogor. Pengalaman ini bisa sekalian menjadi tempat belajar si kecil mengenai dunia hewan, melengkapi serangkaian pembelajaran homeschooling kami.
Sayang saya ngga bisa terlalu detil cerita karena bakal panjang banget diurai. Semoga tulisan ini kurang lebih bisa menceritakan penting-pentingnya. Terima kasih sudah baca.
YouTube Channel yang Sering Dikunjungi - Mendengarkan atau menonton YouTube (YT) sebenarnya bukan sesuatu yang…
What’s the thing you’re most scared to do? What would it take to get you…
Refleksi Homeschooling 2025 - Setahunan 2025 saya cukup jarang menulis soal Homeschooling. Bukan apa-apa sih. Lebih…
Berlika-Liku, Kisah Single Mother dari Mesir yang Berusaha Bangkit Lagi - Saya akui tahun 2025,…
Merenung dari Drama Mengenai Frenemy, Sebuah Pembelajaran - Sejak bahas drakor Divorce Insurance (2025), saya…
Black Cat & Golden Retriever Theory dalam Film-film Romantis Terkenal - Ternyata ada istilah baru…